Quarter Life Crisis
halo...
apa kabar? semoga kalian semua sehat selalu ya
oke karna aku bukan seorang penulis yang handal jadi hari ini aku mau berbagi sedikit cerita aja ya... yaitu tentang quarter life crisis, pasti udah pada tau semua lah ya apa artinya. kalian ada yang sama nggak sih kayak aku saat ini mulai memasuki usia 20 tahunan tuh kayak banyak beban banget dan itu biasanya dimulai karna tuntutan orang tua bener nggak sih? atau cuma aku doang?
pasti ada kan dari kalian juga yang baru lulus kuliah belum dapat kerjaan lalu dibanding- bandingkan dengan anak tetangga yang sudah punya kerjaan, atau mungkin ada juga yang sudah disuruh untuk buru-buru nikah hayo ngaku bener kan? tenang aja sama kok aku juga begitu. Usia aku sekarang baru masuk 22 tahun dan baru lulus kuliah ditahun sebelumnya, banyak banget tekanan dari orang tua dan lingkungan sekitar yang setiap harinya bikin aku down dan jujur aja meskipun aku sudah masuk usia dewasa aku bahkan masih mencari jati diri "siapa aku sebenarnya" dan apa yang aku mau. disaat masih mencari mana nih yang aku mau atau mana nih yang cocok buat aku namun, orang tua tidak mau melihat itu hmm khususnya orang tua aku pribadi mungkin ya...
ya, karna orang tua aku tipikal yang butuh pamor atau hmm kalo bahasa kasarnya seneng pamer lah ya...jadi mereka nggak mau aku lama-lama dirumah karna mereka jadi nggak bisa pamer ke lingkungan kalau anaknya udah kerja nih bla bla bla
dari kecil hobi dan minat aku di menulis, menggambar, mendesain, senang mendengarkan cerita orang tapi dari dulu dianggap sebelah mata dan sejak saat itu aku tidak lagi punya niat untuk mengasak kemampuan aku, sampai akhirnya mereka memaksa aku untuk masuk kuliah kebidanan. aku sendiri sadar nggak bisa di bidang medis aku sadar aku termasuk orang yang ceroboh dan gampang panik, tapi karena orang tua aku termasuk yang ambisius dan keras yasudah akhirnya aku mengalah mengikuti kemauan mereka. selama kuliah sering merasa tertinggal dan tertekan namun disisi lain aku senang melihat orang tua aku bangga dengan diriku, pilihan yang rumit buat aku.
tapi setelah aku jalani dan lulus jujur aku merasa tidak mampu melanjutkan kerja di bidang medis :( ada yang sama nggak sih kayak aku?
sepertinya aku sangat egois ya setelah semua biaya yang orang tua keluarkan. namun dari awal kuliah sebenernya aku udah mau nyerah tapi karna aku tau orang tua aku tidak akan mendengarku jadi aku urungkanlah itu niat dan menjalaninya aja.
dan sekarang aku masih dirumah aja sebelumnya aku sudah berkeliling ke tiap klinik berupaya untuk dapat lowongan tapi nggak dapet juga, terkadang aku menuliskan beberapa kata yang terbesit di pikiran lalu aku simpan di memo tujuannya siapa tau suatu saat aku bisa menggabungkan kata-kata itu jadi sebuah cerita.
sesekali aku pernah coba buat cerita tapi nggak pernah bisa selesai selalu saja kehilanngan fokus karna ibu selalu manggil aku untuk dinasehati. karna seringnya dituntut ini itu aku nyaris nyerah dan mau mencoba bunuh diri tapi pas banget tiba-tiba ada suara adzhan akhirnya aku cuma bisa nangis. terkadang aku berusaha untuk buat cerita dengan harapan bisa aku publish dan dapat uang scepatnya biar orang tua aku jadi nggak menuntut lagi tapi selalu aja ada halangannya.
sekarang orang tua aku lagi memaksa aku buat ikut cpns, berusaha mendapat uang sebelum jadwal pembukaan cpns tapi masih juga ada halangannya. aku mencoba buka bisnis tapi kan butuh waktu dan sekarang aku nyerah tidak lagi bisa mengikuti kata hati, ya mungkin memang jalannya kali ya suatu saat aku sukses cuma di jalur yang orang tua pilih padahal aku berharap bisa menjadi orang hebat atas usaha dan keinginan aku sendiri.
apa dari kalian juga ada yang seperti aku?
sini dong bagi ceritanya di kolom komentar ya~
Komentar